SELAMAT DATANG DI BLOG BERBAGI PENGETAHUAN BERSAMA SAYA ANESIADAMA

Selasa, 23 Februari 2016

proposal usaha

Proposal Usaha Clothing
“KAOS SANTUN”






Disusunoleh :
Kelompok 3/TIF



UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA
TAHUN 2013/2014



BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar belakang
Dengan semakin berkembangnya dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan fashion, maka kami berinisiatif untuk membuka suatu usaha clothing khusus anak-anak  yang tidak hanya sekedar up to date tetapi juga mendidik.
Pada era saat ini media pendidikan tidak hanya dari pendidikan formal, tapi juga bisa di peroleh dari pendidikan non formal. Walaupun demikian masih banyak di jumpai masyarakat yang mementingkan kecerdasan mengacuhkan moral dan etika.
Bisnis ini didirikan  atas dasar mengajak masyarakat untuk lebih peduli mengenai beretika santun. Fokus yang kami sasar adalah anak-anak, dengan pertimbangan memberikan pendidikan etika sejak dini sehingga karakter seseorang telah terbentuk sejak dini.
Bisnis clothing ini kami beri nama “Kaos Santun”. Kaos cetak sablon ini menyampaikan pesan moral bagi pemakai ataupun pembaca dengan isi ajakan ber etika terhadap orang tua, teman, dan masyarakat sekitar.

BAB II
Gambaran Umum
1.1 Analisis poduk
Produk kami fokus pada cetak sablon khusus anak-anak. Dimana dikaos tersebut bertuliskan ajakan bersopan santun terhadap orang tua, teman, dan masyarakat.
Clothing “Kaos Santun”  membidik pasar kelas menengah ke bawah, dengan pemberian harga yang terjangkau dan tidak menyulitkan. Pada prinsipnya kami akan membuka usaha ini dengan suasana kekeluargaan dan pelayanan yang baik, sehingga membuat masyarakat merasa puas dengan layanan kami dan senantiasa kembali ke tempat kami. Karena segmen pasar usaha distro ini cenderung kemasyarakatan sehingga hal ini dapat memicu persaingan dengan usaha distro lainnya.
Kami memberikan pilihan warna kaos yang cerah yang sangat cocok untuk anak-anak. Menjadikan anak-anak semakin lucu dan menggemaskan jika dipakai.
Ukurannya sebagai berikut :
Ukuran
Usia(th)
Lebar(cm)
Panjang(cm)
2
2
33
45-47
3
3
35
48-50
4
4
37
51-53
6
6
39
54-56
8
8
41
57-58



1.2 Analisis pasar
Pasar saat ini masih di dominasi oleh cetak sablon yang berisi merk-merk, jati diri komunitas, dll. Ini yang membuaat kami yakin karena pasar kami bergerak di bidang edukasi, sehingga memberikan jaminan bagi kami untuk mampu bersaing dengan clothing lain yang sudah ada.
Adapun kualitas produk atau mutu produk yang kami hasilkan memiliki beberapa keunggulan:
·          Berkualitas tinggi dan dapat memuaskan konsumen,
·          Bermacam-macam bentuk dan ukurannya dengan style yang uptodate,
·          Hasil sablon sangat rapi dan tidak mudah luntur walau beberapa kali cuci,
·          Tentunya mengajak pengguna dan pembaca untuk ber etika tehadap sesama.

Selain itu, produk yang kami pasarkan mempunyai beberapa keistimewaan, diantaranya :
·          Harga terjangkau oleh kemampuan konsumen,
·          Kualitas produk terjamin,
·          Sesuai dengan selera anak-anak.
Strategi pemasaran dan promosi yang kami gunakan antara lain :
·          Membuka gerai,
·          Menyuplai pedagang besar,
·          Internet ( sosial media, web, dll),
·          Catalog, brosur, spanduk mmt,
·          Bazar, pameran,
·          Sponsorship model.



BAB III
Metode Pelaksanaan

1.1 Bahan-Bahan
Untuk sumber-sumber bahan baku atau supplier pakaian, kami mengambil dari supplier atau perusahaan yang sudah terjamin dan terbukti kualitas pakaiannya dengan model dan corak yang menarik konsumen tentunya. Sehingga dengan begitu tidak merugikan berbagai pihak, baik dari pihak perusahaan maupun konsumen yang membelinya.
Bahan;
·          Obat Afdruk
·          kaos
·          Cat / Tinta Sablon Kaos
·          Penghapus Cair / Soda api dan Kaporit
·          Minyak Tanah
·          Tinta WarnaGleserin - Pelicin / pengencer ketika menyablon
Alat;
·          Screen Sablon
·          Rakel,
·          Alat Semprot
·          Hair Dryer
·          Lampu Neon panjang 2 buah 20 watt
·          Meja Sablon
·          Papan Kaos
·          Lem Kayu.

Berikut merupakan tahapan bagaimana belajar cara menyablon kaos distro atau sablon kaos manual.
1. Setting Desain Kaos 
Siapkan desain kaos yang akan di sablon sebelum dicetak sablon, kemudian edit desain kaos menjadi film sablon atau klise film sablon yang siap dicetak sablon berdasarkan warna masing-masing, dalam hal ini desain kaos harus di proses melalui pecah warna atau separasi warna tergantung desain kaosnya bisa berupa sablon vektor atau berupa sablon raster, anda bisa membuat pecah warna menggunakan program coreldraw atau photoshop.

2. Tahap pra-afdruk

Tahapan ini meliputi pembersihan dan persiapan screen. Siapkan alat-alat sablon yang dibutuhkan seperti sabun colek ,air ,kain spon. cuci screen sablon menggunakan air dan sabun kemudian di lap dengan menggunakan kain spon. setelah bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering.

3. Tahap afdruk 
Tahap ini meliputi pemberian obat, pembakaran screen, dan pencucian obat pada screen.Siapkan alat-alat antara lain screen, obat afduk,kipas angin/hairdryer,alat perata screen/penggaris ,campur obat afdruk cairan merah dan putih kemudian masukan sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan ini screen tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.

4. Tahap pembakaran screen.

Proses selanjutnya siapkan materi seperti kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Papan , taruh busa di atas papan lalu ambil screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen lalu letakkan gambar yang telah diedit dan tempel diatas screen , sebelum desain kaos tersebut ditempel di screen terlebih dahulu olesi dengan minyak goreng, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar. setelah itu taruh kaca diatas screen.
Kemudian sinari screen dengan sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 sampai 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan gagal atau sulit untuk ditembus. setelah screen kita sinari, maka screen tersebut harus dicuci untuk membersihkan bekas obat. Dalam pencucian membutuhkan alat penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk memandikan burung, alat ini digunakan untuk membuka desain atau gambar yang terdapat pada screen.

5. Tahap penyablonan

Pada tahap ini, alat-alat yang dibutuhkan antara lain: screen (yang telah difilm),cat, meja sablon (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bahan (kaos). Ambil screen dan setelah itu taruh kain yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan. 
Perlu diperhatikan, selain bahan kaos yang berkualitas bagus seperti combed, cat sablon juga sangat mempengaruhi hasil sablonan, misal menggunakan cat rubber (karet), ada cat tertentu yang akan menghasilkan kualitas yang bagus, tentunya cat yang tidak mudah pecah. beberapa cat rubber yang kualitasnya jelek sudah kelihatan apabila diraba akan terlihat kaku, kasar dan tentu saja mudah pecah.

6. Setelah kaos selesai disablon,
Tahap finishing sablon kaos adalah dengan menggunakan mesin press. Kenapa harus di press? karena dengan proses press yang suhunya diatas 100 derajat akan menghilangkan kadar air yang terdapat dalam cat sablon dan akan menghasilkan kualitas sablon yang lebih rapat dan akan terasa halus jika diraba. Tidak semua produk sablon kaos dipasaran melalui tahap ini.


BAB IV
Anggaran biaya
1.1 BiayaAlat
No
Nama alat
Harga
1.
Screen sablon
Rp50.000
2.
rakel
Rp 4.000
3.
Alat semprot
Rp 12.000
4.
Hair dryer
Rp 100.000
5.
Lampu neon 20 watt
Rp 70.000
6.
Meja sablon
Rp 200.000
7.
Papan kaos
Rp 200.000
8.
Lem kayu
Rp 15.000
Jumlah
Rp 651.000

1.2BiayaBahan
No
Nama bahan
Harga
1.
Obat afdruk
Rp 50.000
2.
Cat/tinta sablon
Rp 30.000
3.
Penghapus cair
Rp15.000
4.
Minyak tanah
Rp 10.000
5.
Tinta warna
Rp 20.000
6.
gleserin
Rp8.000
7.
Kaos polos
Rp 2.592.000
Jumlah
Rp 2.725.000

1.3 Biaya pemasaran
No
Nama
Harga
1.
BiayaTempat + Listrik
Rp. 6.500.000
2.
BiayaPromosi
Rp.    300.000
Jumlah
Rp. 6.800.000



1.4 Total Biaya Keseluruhan
BiayaAlat + BiayaBahan + BiayaPemasaran
Total
Rp. 651.000 + Rp. 2.725.000 + Rp. 6.800.000 
Rp. 10.176.000

ANGGARAN BIAYA PER KAOS 
Bahan
Rp. 19.000
Listrik
Rp.   3.000
Biaya Pendukung
Rp.   1.500
Total
Rp. 23.500

HARGA JUAL
Ukuran
Usia(th)
Lebar(cm)
Panjang(cm)
Harga
2
2
33
45-47
Rp. 25.000
3
3
35
48-50
Rp. 27.000
4
4
37
51-53
Rp. 30.000
6
6
39
54-56
Rp. 32.000
8
8
41
57-58
Rp. 35.000

                                               











Tidak ada komentar:

Posting Komentar